Kegiatan relawan mengajar ini dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kesabaran, dan kepemimpinan para siswa. Sebelum terjun ke lapangan, para siswa pilihan ini diberikan pembekalan singkat mengenai cara berinteraksi dengan anak-anak kecil. Di SMPN 1 Blora, siswa belajar bahwa mengajar bukan hanya soal mentransfer ilmu, tetapi juga soal membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Mereka menyiapkan alat peraga sederhana, buku cerita, hingga permainan edukatif yang dapat merangsang motorik anak-anak PAUD.
Ketika para siswa mulai terjun ke PAUD sekitar, mereka dihadapkan pada tantangan nyata bagaimana mengelola kelas yang penuh dengan anak-anak yang aktif. Di sinilah mentalitas mereka diuji. Siswa belajar untuk tetap tenang, kreatif dalam mencari solusi saat anak-anak merasa bosan, dan belajar bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh balita. Pengalaman ini sangat efektif untuk mengurangi sifat egois yang biasanya muncul di usia remaja. Dengan menjadi pengayom bagi anak yang lebih kecil, tumbuh rasa tanggung jawab dan kasih sayang yang tulus dalam diri siswa menengah tersebut.
Materi yang diajarkan oleh para relawan dari SMPN 1 Blora mencakup hal-hal dasar seperti pengenalan huruf, angka, warna, hingga edukasi mengenai kebersihan diri seperti cara mencuci tangan yang benar. Melalui metode bermain sambil belajar, kehadiran kakak-kakak SMP ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh anak-anak PAUD. Bagi anak-anak usia dini tersebut, kehadiran sosok kakak yang inspiratif memberikan motivasi tersendiri untuk rajin bersekolah. Sebaliknya, bagi siswa SMP, melihat binar mata penuh rasa ingin tahu dari adik-adik kelas mereka adalah sebuah penghargaan batin yang tak ternilai harganya.
Selain manfaat bagi anak PAUD, program ini secara signifikan meningkatkan soft skills para siswa. Mereka menjadi lebih percaya diri saat berbicara di depan umum dan memiliki kemampuan manajemen waktu yang lebih baik. Pihak sekolah di Blora juga melihat adanya peningkatan prestasi akademik pada siswa yang mengikuti program relawan ini, karena dengan mengajarkan kembali sebuah konsep, pemahaman mereka terhadap konsep tersebut justru menjadi semakin dalam. Ini adalah prinsip belajar yang sangat efektif: “dengan mengajar, kita belajar dua kali”.